Kiat Sukses Usaha Ternak Kroto untuk Pemula

Kebutuhan hidup dari hari ke hari semakin meningkat. Selain karena kebutuhan manusia yang terus bertambah,
harga-harga juga semakin naik. Kondisi ini membuat banyak orang merasa penghasilan dari satu pekerjaan saja
belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

ternak kroto carajuki

Tidak heran jika banyak orang mulai mencari tambahan penghasilan melalui usaha atau wirausaha.
Salah satu peluang usaha yang bisa dicoba, khususnya bagi pemula, adalah usaha ternak semut kroto.

Cara ternak kroto tergolong mudah dan tidak memerlukan pengalaman khusus. Oleh karena itu,
usaha ini cukup diminati dan cocok dijalankan oleh siapa saja yang ingin mencoba peruntungan di dunia bisnis.

Apa Itu Semut Kroto?

Masih banyak orang yang belum mengenal apa itu kroto atau semut kroto.
Kroto merupakan salah satu jenis pakan favorit burung berkicau dan
biasanya dijual di pasar-pasar yang menyediakan pakan burung.

Kroto yang beredar di pasaran umumnya berasal dari alam.
Jika pengambilan dilakukan terus-menerus tanpa budidaya,
bukan tidak mungkin akan terjadi kelangkaan semut kroto.

Oleh karena itu, beternak semut kroto menjadi solusi yang tidak hanya
memberikan penghasilan, tetapi juga membantu menjaga keberlangsungan
populasi semut kroto.

Metode Ternak Kroto yang Bisa Dilakukan

Ada beberapa metode ternak semut kroto yang dapat diterapkan.
Masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Metode Tradisional

Metode tradisional merupakan cara ternak kroto tanpa campur tangan manusia secara langsung.
Semut dibiarkan berkembang biak secara alami, dan manusia hanya mengambil hasilnya.

Cara ini dilakukan dengan mencari sarang semut kroto di pepohonan hutan.
Setelah sarang ditemukan, kroto dapat langsung diambil.
Namun, sarang yang sudah diambil tidak dapat digunakan kembali.

Kelebihan metode tradisional:

  • Tidak perlu mengurus sarang
  • Tidak perlu memberi pakan
  • Tempat tersedia secara alami

Kekurangan metode tradisional:

  • Hasil tidak bisa diprediksi
  • Sangat dipengaruhi cuaca
  • Sulit melakukan perkembangbiakan
  • Harus masuk hutan untuk mencari sarang

Metode Semi Tradisional

Metode semi tradisional sudah melibatkan campur tangan manusia,
namun masih bergantung pada alam. Metode ini sering digunakan oleh
pekebun untuk melindungi tanaman dari hama.

Semut diarahkan untuk berpindah dan berkembang biak di lokasi yang diinginkan.
Makanan biasanya berasal dari sisa-sisa dapur. Hasil yang diperoleh
umumnya lebih banyak dibandingkan metode tradisional.

Kelebihan metode semi tradisional:

  • Tempat disediakan oleh alam
  • Pengurusan sarang bersifat sambilan

Kekurangan metode semi tradisional:

  • Masih dipengaruhi kondisi cuaca
  • Sulit melakukan perkembangbiakan
  • Membutuhkan waktu lama untuk berhasil
  • Perlu perhatian dari predator liar

Metode Modern

Metode modern merupakan cara ternak kroto dengan campur tangan manusia sepenuhnya.
Keberhasilan metode ini sangat bergantung pada ketelitian dan perawatan dari peternak.

Peternak harus menyediakan tempat tinggal, makanan, dan nutrisi yang tepat.
Media yang umum digunakan antara lain bambu, botol plastik, atau toples,
meskipun penggunaan toples memiliki risiko kegagalan yang cukup tinggi.

Kelebihan metode modern:

  • Tidak membutuhkan lahan luas
  • Modal relatif kecil
  • Hasil ternak lebih terprediksi

Kekurangan metode modern:

  • Koloni membutuhkan adaptasi
  • Koloni mudah berpindah media

Tips Ternak Kroto untuk Pemula

Persiapkan Larva Berkualitas

Keberhasilan ternak kroto sangat ditentukan oleh kualitas larva.
Pilih sarang yang memiliki ratu semut kroto agar koloni dapat berkembang dengan baik.

Sarang yang dipilih dipotong pada bagian ujungnya, kemudian dipindahkan ke media baru.
Sediakan cairan manis dan bangkai serangga sebagai sumber makanan awal.

Membuat Rak yang Tepat

Rak budidaya sebaiknya dibuat dari besi agar semut tidak mudah menyebar.
Ukuran rak yang umum digunakan adalah sekitar 2 x 0,5 x 1,5 meter,
dengan jarak antar tingkat 30 hingga 40 cm.

Untuk mencegah semut keluar, letakkan wadah berisi air atau oli di bagian bawah rak.

Menyiapkan Rumah untuk Semut Kroto

Rumah kroto perlu diberi lubang sebagai akses keluar masuk semut.
Namun, pada masa awal pemindahan, lubang sebaiknya ditutup
dan makanan diletakkan di dalam media agar semut beradaptasi.

Memilih Makanan yang Tepat

Pemberian makanan merupakan faktor penting dalam ternak kroto modern.
Semut kroto dapat diberi sisa daging, tulang, bangkai hewan kecil,
serta cairan manis sebagai sumber energi.

Jumlah makanan harus disesuaikan dengan jumlah koloni.
Kekurangan makanan dapat membuat semut pindah,
sementara pemberian berlebihan juga tidak dianjurkan.

Penutup

Usaha ternak kroto dapat dilakukan dengan berbagai metode,
mulai dari tradisional hingga modern.
Pemilihan metode sebaiknya disesuaikan dengan kondisi lingkungan
dan ketersediaan lahan.

Bagi pemula yang tidak memiliki lahan luas,
metode modern menjadi pilihan yang paling praktis.
Dengan media dan perawatan yang tepat,
ternak kroto dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

FAQ

Apakah ternak kroto cocok untuk pemula?

Ya, ternak kroto cocok untuk pemula karena metode modern relatif mudah
dan tidak membutuhkan pengalaman khusus.

Metode ternak kroto mana yang paling menguntungkan?

Metode modern lebih menguntungkan karena hasilnya dapat diprediksi
dan tidak bergantung pada kondisi alam.

Apa penyebab kegagalan dalam ternak kroto?

Kegagalan biasanya disebabkan oleh pemilihan larva yang kurang baik,
pemberian makanan yang tidak tepat, serta media sarang yang tidak sesuai.

Leave a Comment